Text
Mari Berpantun
Jika kita kenangkan takzim seperti ini, takkan hilang jiwaku dari tanah Melayu, sesuai konteks di atas , artinya pantun pun tidak boleh hilang dari kehidupan sehari-hari orang Melayu. Sebagaimana pula menyinggung pernyataan luar biasa bernilainya dari presiden penyair Indonesia. Metamofora yang dibuat presiden penyair itu seharusnya menjadi semangat yang besar bagi pemuka-pemuka masyarakat atau pemerintah daerah ini untuk terus menghidupkan kata-kata, dalam hal yang menghidupkan pantun. Apa sesungguhnya yang bisa kita harapkan dari pantun sangatlah tergantung dari sisi-sisi mana kita melihatnya. Paling tidak ada beberapa sisi seperti sisi estetik, moralitas, linguistik, dan komunikasi.
Tidak tersedia versi lain